Ilustrasi Deposito Bunga Tinggi

Beberapa hal penting yang mesti anda ketahui sebelum membuka deposito bunga tinggi, salah satunya adalah mengetahui cara perhitungan bunga deposito. Ini penting karena bunga adalah sumber keuntungan utama dalam produk deposito anda.

Besarnya bunga deposito bergantung acuan bunga Bank Indonesia. Jika acuan bunga BI naik maka bunga depasito anda akan naik, berlaku juga sebaliknya.

Cara Menghitung Bunga Deposito

Caranya dengan mengalikan jumlah suku bunga dengan jumlah uang yang didepositokan lalu dikalikan lagi dengan jumlah hari dalam jangka waktu tertentu kemudian dibagi dengan 365 atau jumlah hari dalam setahun. Perhitungan bunga deposito memang cukup rumit, maka perlu diperhatikan baik-baik dalam prosesnya.

Rumusnya adalah = (Bunga x Dana Pokok Deposito x 30 hari x 80% (pajak)) : 365 (jumlah hari dalam satu tahun).

Contoh:

Deposit awal yang anda setor adalah Rp 50 juta dengan deposito bunga tinggi sebesar 5%. Tenor penyimpanan yang anda pilih adalah 3 bulan. Pajak yang ditanggung sebesar 20% karena deposit awal anda lebih dari Rp 7,5 juta (sesuai dengan aturan pemerintah).

Dari contoh kasus di atas dan rumus yang ada, maka penghitungan bunga yang anda dapatkan adalah sebagai berikut: 

(5% x Rp 50 juta x 30 x 80%) : 365 = Rp 164. 383, 561 per bulan

Bunga Deposito Tiap Bank

Bagi anda yang ingin membuka deposito tapi masih bingung dalam memilih bank mana yang akan jadi tempat membuka rekening, berikut kami sajikan daftar besaran bunga yang ditawarkan.

BRI. Terbaru bunga yang diberikan untuk nominal deposit awal terendah Rp 10 juta sampai lebih dari Rp 2 milyar akan menerima bunga sebesar 3,25% dari bank.

BCA. Bunga deposito yang diberikan sebesar 2,85% untuk nominal deposit terendah Rp 8 juta sampai dengan Rp 100 milyar.

Bank Mandiri. Bunga yang diberikan untuk deposit awal adalah sebesar 3%.

BNI. Deposito bunga tinggi untuk setoran awal sebesar Rp 100 juta adalah sebesar 3,25%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *